Wakapolres Lumajang Ingatkan Orang Tua Selalu Pantau Anak Selama Ramadhan

Wakapolres Lumajang, Kompol Andi Febriyanto Ali saat memberikan Al-Qur'an dan kurma
Kepuharjo, Lumajang - Momen bulan suci Ramadhan memang sangat ditunggu oleh seluruh umat muslim di Lumajang khususnya.

Belakangan ini banyak bermunculan peristiwa perang sarung di berbagai kota hingga timbul korban. Peristi tersebut juga terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang, namun berhasil digagalkan.

Wakapolres Lumajang, Kompol Andi Febriyanto Ali, SE, mengingatkan orang tua agar senantiasa memantau kegiatan anak-anaknya selama bulan Ramadhan.

Sebab, selama Ramadhan banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh anak di luar rumah. Seperti halnya tarawih, patrol sahur maupun tadarus di mushola maupun masjid.

Untuk itu, orang tua harus memastikan kegiatan anaknya itu tidak digunakan ke hal-hal yang bersifat negatif.

"Pastikan si anak ini jika tarawih ya tarawih betulan, bukan malah ikut-ikutan perang sarung yang sekarang ini lagi trend di semua wilayah," ucap Andi saat menggelar safari jum'at di masjid Darul Falah Gombleh, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Jum'at (31/3/23).

Ia menghimbau alngkah baiknya anak-anak berkegiatan bersama keluarga di rumah ketika malam hari.

Dengan begitu, anak akan terhindar dari kegiatan yang kurang bermanfaat di luar rumah. Dengan cara itu, orang tua juga bisa memantau langsung kegiatan anaknya.

Apabila orangtua sampai tidak tau kegiatan apa yang dilakukan anak di luar rumah, tentu resikonya, anak bisa salah bergaul.

Bahkan tidak menutup kemungkinan menjadi korban atau pelaku kriminal, seperti perkelahian, begal, maling motor, balap liar dan lain-lain.

"Lebih baik lakukan tadarus atau tarawih bersama orang tua. Itu kan lebih mendidik daripada keluar rumah dengan tujuan yang tidak jelas," katanya.

Ia juga menghimbau agar masyarakat bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Sehingga di lingkungannya tidak sampai terjadi pencurian kendaraan bermotor. Apalagi menjelang hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah.

Yang tidak kalah penting lagi, apabila ada seseorang di lingkungannya yang memperjual belikan petasan, agar segera melaporkan ke polsek terdekat.

"Petasan ini sekarang sudah dilarang karena banyak korbannya akibat petasan. Apalagi narkoba," pesannya kepada jamaah.

Dalam kesempatan tersebut, jajarannya juga membagikan sejumlah Al-Qur'an dan kurma kepada takmir masjid Darul Falah. (rus)