Kera Liar Masuki Pemukiman Warga Desa Babakan

Kera liar saat berada di pemukiman warga

Babakan, Lumajang - Kera liar memasuki perkampungan warga di Dusun Krajan, Desa Babakan, Kecamatan Padang dalam 3 hari ini.

Kera liar tersebut berada di atap rumah warga dan berpindah-pindah tempat, diduga kesulitan mencari makan. Salahsatu kera kehilangan tangan kirinya, diduga usai dibacok warga.

Selani, salahsatu warga mengatakan ada 3 ekor kera liar yang seliweran di sekitar rumah-rumah. Yaitu sepasang kera berbulu abu-abu dan seekor kera putih dengan ekor panjang.

Sejauh ini, kera tersebut berada di atas atap dan tidak mengganggu aktifitas warga. Namun karena tubuhnya yang besar, membuat warga takut sekaligus menjadi tontonan.

Kemarin, ada warga yang hendak menembak kera putih itu, akan tetapi tidak berhasil karena kera tersebut tak kunjung turun.

"Kera yang putih tidak galak, setelah dilempari pisang terus sembunyi. Yang tangannya buntung itu yang galak, mungkin karena itu ada yang nekat menyerangnya," ucap Selani, Rabu (2/2/2022).

Kera abu-abu berjenis kelamin laki-laki, beberapa hari lalu tangannya masih utuh. Diduga kera tersebut kembali ke rumah warga karena kesulitan mencari makan, apalagi tangannya dalam kondisi terluka.

"Khawatir kera putih itu termasuk satwa dilindungi atau langka, jadi tadi dilaporkan ke petugas satwa," jelasnya.

Sementara, Komandan Regu Damkar Lumajang, Supriyo ketika dikonfirmasi menghimbau masyarakat agar tidak menyerang kera yang memasuki pemikiman warga.

Karena tidak semua kera bersifat agresif. Kera-kera tersebut hanya mencari makan dan setelah itu akan sembunyi. Jika mereka merasa terusik, pasti akan bersikap agresif.

"Kasihan jangan dilukai, tadi anggota ke sana tapi keranya sudah tidak ada di lokasi. Memang sifatnya selalu berpindah-pindah, jadi sulit ditangkap," pungkasnya. Dikuti dari jatimhariini.co.id