Sampaikan Pesan Mendalam, SMP N 1 Tempeh Tampilkan Tari Jiwangga Mahawira

Smp n 1 tempeh
Pelajar SMP Negeri 1 Tempeh saat memerankan kisah putri Jinggosari
Rogotrunan, Lumajang - Pesan yang terkandung dalam tari dengan judul Jiwangga Mahawira, akhirnya benar-benar tersampaikan kepada masyarakat dalam gelaran karnaval tingkat SD-SMP se Kabupaten Lumajang.

Tari yang diatraksikan oleh pelajar SMP Negeri 01 Tempeh tersebut, menggambarkan kekuatan dan semangat juang seorang putri yang ada di Lumajang kala itu.

Tidak hanya penonton yang terkesima, melainkan dewan juri juga ikut hanyut dalam jalannya pertunjukan. Tepuk tangan juri pun kembali mengisi kemeriahan acara karnaval tersebut.

Kepala Sekolah SMP N 1 Tempeh, Sujanar, SPd, MM, menjelaskan, sesosok putri yang diperankan dalam tari tersebut bernama Jinggosari dari Kademangan Sinduro.

Seorang putri yang memiliki paras cantik nan menawan, sehingga banyak menarik perhatian masyarakat kala itu. Termasuk Hulubalang, sosok demang dari Lamajang.

Singkat cerita, putri Jinggosari dipaksa menikah dengan Hulubalang yang sekaligus ingin menguasai wilayahnya.

"Putri ini karakternya cerdik, ahli berperang, kuat dan tegas. Sikap yang pantang menyerah itu tumpah dalam pertempuran dengan Hulubalang," jelas Sujanar, Selasa (30/8/22), malam.

Seorang putri biasanya digambarkan dengan sosok yang lemah tak berdaya, mudah ditindas dan bersifat feminim. Namun jauh berbeda dengan karakter putri Jinggosari, yang berkarakter layaknya kesatria.

"Pesan dalam tari kali ini yaitu, bahwa tidak semua yang kita inginkan dapat kita miliki. Oleh karena itu, kita harus bisa mawas diri," pungkasnya. (iki)