![]() |
| Rapat pemilihan pengurus Karang Taruna |
Ada 6 kandidat ketua yang dicalonkan dari perwakilan masing-masing dusun. Termasuk ada keterwakilan calon perempuan.
Pemilihan ketua yang dilakulan secara demokratis dan rahasia itu, berlangsung cukup singkat yang hasilnya diterima secara mufakat.
Puluhan anggota yang hadir, memberikan kepercayaan kepada Ahmad Sirojul Munir dari Dusun Krajan untuk menjadi ketua Karang Taruna Putra Babakan Mandiri.
Rojul, sapaan karibnya dikenal sebagai sosok pemuda yang memiliki talenta di bidang kesenian. Bahkan ia juga telah lama membawahi banyak anggota, dan kerap bertandang ke berbagai kota besar.
Potensi seni budaya yang ada di Desa Babakan selama ini, itu sangat layak untuk lebih dikembangkan menjadi potensi andalan, sebagai bagian dari kegiatan kepemudaan.
"Pastinya semua anggota dan pengurus saling mendukung, agar agar semua pemuda di Desa Babakan bisa berkembang dan lebih maju," ungkap Rojul kepada KIM Babakan Maju, Rabu (31/7/2024).
Sementara Agus Hartono, pemuda senior di Desa Babakan mengaku sangat siap membantu memberikan dukungan dengan ide ide brilian kedepannya.
Apalagi selama ini, gagasannya banyak memberikan kontribusi positif pada kemajuan Desa Babakan. Seperti soal pengelolaan sampah yang acap kali menjadi persoalan di semua wilayah.
"Kalau soal ide ide, bisa kita bantu. Tetapi eksekusinya nanti tergantung bagaimana keputusan semua anggota," tambahnya.
Dodik, salahsatu anggota juga tidak ambil diam. Ia memberikan banyak gambaran titik mana saja yang memiliki potensi untuk dikembangkan.
Terlebih lagi, banyak spot spot menarik yang bisa menjadi ciri khas di Desa Babakan. Salahsatunya sekitar gapura masuk desa sebelah timur, perbatasan dengan desa Klanting.
Menurutnya, areal persawahan di sana ketika sore bisa memiliki nilai jual. Sebab dari sisi timur, kemegahan Gunung Semeru nampak jelas terlihat. Apalagi saat cuaca cerah.
"Jika ingin menonjolkan Desa Babakan seperti apa, sekitar gapura sampai ke tugu Pancasila itu cocok dijadikan ikon. Tinggal bagaimana mengemasnya, misal buat angkringan dan jualan kopi," katanya.
Untuk alternatif lainnya, karena Desa Babakan sebelum pandemi sering jadi jujugan para Goweser. Jalur-jalur yang dulu kerap dilalui pecinta sepeda ontel, seperti jalan persawahan yang menghubungkan antara Dusun Krajan dengan Dusun Sumberwadung, layak jadi pilihan.
"Jalan krikilan menuju pesantren, sekarang kan semakin bagus. Sudah ada penerangan dan gapura masuknya, itu bisa digarap. Ya walau pun sebagian jalannya belum layak," jelasnya.
Ide saran dan masukan tersebut, semua tergantung keputusan bersama. Sambil menunggu pertemuan selanjutnya dalam membahas tugas tugas lebih rinci lagi. (dim)
